Showing posts with label Kriminal. Show all posts
Showing posts with label Kriminal. Show all posts

Friday, April 16, 2010

Foto Bugil Clara Adelin Supit dari Facebook

Foto Bugil Clara Adelin Supit dari Facebook - Kasus foto telanjang mahasiswi bina nusantara Clara Supit masih saja menjadi topik panas di Internet. Bahkan, kasus foto bugil ini menjadi urutan atas pencarian di search engine.

Hal ini membuktikan bahwa foto bugil Clara Adelin Supit seorang alumni Bina Nusantara Jakarta tersebut menjadi salah satu momok bagi pengguna internet, khususnya Facebook. Yang mana, kasus foto bugil ini awalnya disebar dari account facebook.

foto bugil clara supit
Foto Bugil Telanjang Clara Adelin Supit


Penyebaran foto seksi ini juga sangat susah dicegah. Karena, begitu banyaknya orang yang mengakses facebook dikarenakan facebook rajanya social networking site. So, cara terbaik menghindari foto bugil seperti kasus Clara Adelin Supit ini adalah dengan tidak pernah berfoto seksi di depan kamera.

Apapun alasannya, hindari kemungkinan kita foto seksi didepan kamera. Karena, bisa saja ada oknum atau orang yang melakukan penyebaran foto seksi atau foto bugil layaknya kasus foto bugil Clara Adelin Supit ini.

Yuk, lihat foto gambar lucu aja :)

Video Tragedi Kekerasan Koja Tanjung Priok

Inilah Video Tragedi Kekerasan Koja Tanjung Priok - Tragedi kekerasan Koja Tanjung Periok antara warga dan pihak satpol PP masih menyisakan duka mendalam. Banyak fasilitas umum yang rusak dan korban jiwa

Tragedi Koja Tanjung Priok di Jakarta Utara memang sudah tidak bergejolak lagi. Akan tetapi, duka mendalam warga dan juga keluarga korban masih tetap teringat dalam ingatan.

Kericuhan warga dan Satpol PP pada saat itu terjadi sangat menyeramkan. Bahkan, sudah seperti sebuah ajang pembunuhan. Bagi anda yang penasaran melihat bagaimana kekerasan koja terjadi, lihat saja video tragedi Koja dibawah ini:


Semoga saja, hasil akhir dari segala pertikaian yang telah semakin membuat rakyat kecil sengsara bisa berubah menjadi sebuah jalan menuju kekuasaan rakyat. Semoga saja, para korban jiwa bisa diterima disisiNya. Semoga saja, pertikaian di Koja tanjung priok tidak terulang lagi.

Semoga negara bisa damai.

Geram Tragedi Priok, Hacker Sasar Situs Pemerintah

Geram Tragedi Priok, Hacker Sasar Situs Pemerintah - Peristiwa berdarah yang terjadi di wilayah Koja, Tanjung Priok membuat geram semua kalangan, tidak terkecuali hacker. Situs pemerintah pun jadi sasaran.

"Hentikan kekerasan aparat rakyat," tulis cracker yang mengklaim bernama Megatron dalam pesan yang ditinggalkannya di situs Prima Tani milik Departemen Pertanian.

tragedi Priok
Situs tersebut hingga kini masih dalam kondisi di-hack. Bahkan saat dibuka melalui Google search pun tampilannya belum berubah. Rupanya admin situs Prima Tani Deptan belum menyadari situsnya di-crack.

Dalam aksi yang sama, sang cracker juga menuliskan pesan lainnya,

Pemimpin kita adalah seorang pembunuh
menggerakan bawahan untuk membunuh massa
sebegitu bejadnya pemimpin negeri ini
hanya seuntai maaf untuk beberapa jiwa yang melayang dan ribuan tetes darah yang berserakan
sudah saatnya bangkit melawan dari penindasan
dengan semboyan HIDUP ATAU MATI
Justice For All
2010


Sepertinya, selain untuk memberitahukan adanya 'lubang' di situs tersebut, sang hacker menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan pendapat mereka tentang peristiwa berdarah di Tanjung Priok beberapa waktu lalu. Bahkan untuk menguatkan pernyataan mereka, sebuah foto pun dipajang. Foto yang menunjukkan aksi demonstran sambil memegang benda bertuliskan 'Pol PP = Preman'.

Tidak hanya situs Prima Tani Deptan yang dibobol oleh cracker. Setidaknya ada dua lagi situs yang mengalami hal serupa, Alvin Tour dan Kaikids. Hingga saat ini, situs Kaikids telah 'sembuh', tidak seperti dua situs lainnya.

Source: okezone.com

Saturday, April 10, 2010

Foto Bugil Cewek Alumnus Binus Beredar di Facebook

Foto Bugil Cewek Alumnus Binus Beredar di Facebook - Situs social network Facebook kembali memakan korban. Kali ini adalah kasus foto bugil cewek yang beredar luas di Facebook. Foto cewek bugil yang beredar adalah seorang alumnus binus.

foto cewek bugil
ilustrasi: foto cewek bugil

Alumnus Bina Nusantara, Jakarta, Depi Sartika (23) mendatangi Polresta Bogor untuk melaporkan kasus foto bugilnya yang di pasang di Facebook oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah mengatakan dalam laporannya, korban mengaku pernah di foto bugil dua tahun lalu saat masih kuliah di Binus di kamar kos-an.

Lebih lanjut Irwansyah menambahkan, hasil pemotretan tersebut dimaksudkan untuk diperlihatkan ke temannya Misly (teman korban) untuk selanjutnya diserahkan ke Jushua teman Misly.

“Karena menurut pengakuan korban saat itu Jushua jatuh sakit dan jika mau sembuh harus diperlihatkan foto bugil,” kata Irwansyah.

Untuk memastikan motif kasus ini, penyidik kepolisian masih melakukan penyelidikan. Jika terbukti melakukan tindak pidana penyebaran foto bugil di facebook, maka para pelaku akan di kenakan UU ITE No 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 1 dan ayat 3 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara serta denda Rp1 miliar.

source: kompas.com

Monday, March 22, 2010

Foto Polwan Semi Bugil Diduga Disebar Satu Korps

Penyebar Foto Polwan Semi Bugil Diduga Satu Korps - Munculnya foto mirip seorang Polwan anggota Polres Barelang, Batam dalam pose semi bugil, diduga dilakukan oleh orang satu korps. Terlihat jelas bahwa si pemilik akun sengaja memasang foto itu untuk disebarluaskan. Akun itu sendiri belum lama dibuat. Tepatnya, baru mulai tanggal 14 Maret lalu.

Dalam akun-nya, Heriawan baru memiliki 26 teman. Selain menyebar foto polwan yang diketahui berinisial MA, pangkatnya brigadir, Heriawan juga membuat tulisa:”ngin kejutan… ntar malam kita mainkan… show time,”

Foto polwan MA sendiri baru dipasang pada tanggal 17 Maret, hari Rabu. foto itu juga diduga sengaja dikirimkan ke beberapa alamat akun mediamassa oleh pelaku.

Selain foto, pemilik akun Heriawan juga menyebut dengan jalas, identitas brigadir MA. Juga, ada rekaman video hot. Meski, video itu sendiri tidak bisa diputar alias hanya ditampilkan gambar depannya saja.

Pada halaman info diketahui Heriawan saat ini tinggal di Batam dan pernah bersekolah di Bogor. Sementara, saat foto itu muncul, beberapa temannya memberikan komentar yang isinya mengecam pemasangan foto tersebut.

Diduga, Heriawan adalah orang yang bekerja di lingkungan Kepolisian. Beberapa komentar yang muncul juga diduga bekerja di lingkungan.

Source: surya

Sunday, March 21, 2010

Bom Aktif Ditemukan di Pesawat Penumpang India

Bom Aktif Ditemukan di Pesawat Penumpang India - Polisi India menemukan bahan peledak di dalam pesawat komersial yang mendarat di sebuah bandara di selatan India, hari ini.

Belum diketahui apakah bahan peledak itu akan digunakan untuk meledakkan pesawat.
Ahli forensik dari kepolisian India menyatakan sebuah paket bom yang berukuran seperti bola Kriket itu ditemukan di dalam tas di bagian kargo pesawat.

“Saat itu penumpang sudah turun semua,” ungkap Ajith Kumar, komsaris polisi Kota Thiruvananthapuram, seperti dikutip Reuters.

Kumar mengindikasikan peledak itu kemungkinan diletakkan setelah pesawat mendarat. “Polisi akan menyelidiki apakah material bom diletakkan di Bandara Thiruvananthapuram,” kata Kumar.


Thiruvananthapuram sendiri merupakan salah satu kota yang terisolasi di Negara Bagian Kerala. India bukan negara asing bagi kelompok teror. Sebuah ledakan di barat Kota Pune menewaskan 16 orang pada Februari lalu. Ini merupakan serangan paling mematikan setelah tragedi Mumbai pada 2008 lalu.

Tuesday, March 9, 2010

Polisi Intai Safe House Baru Milik Teroris

Polisi Intai Safe House Baru Milik Teroris - Pascapenyergapan tersangka teroris di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa 9 Maret, polisi berkonsentrasi mengintai sebuah lokasi baru yang diduga sebagai tempat persembunyian teroris.

Demikian dikatakan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dalam pidatonya saat memberikan santunan kepada keluarga korban gugur di Aceh, di Brimob Kelapa Dua Depok, Rabu (10/3/10).

Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso DanuriMenurut Kapolri, hingga kini pihaknya terus konsisten dan berkomitmen memberantas teroris yang belum tuntas. Anggota tim Densus 88, katanya, tidak beristirahat sejak beberapa hari ini lantaran berada di suatu tempat mengintai lokasi baru persembunyian teroris.

“Hari ini, anak-anak saya, tidak istirahat. Sejak semalam tengah berkonsentrasi di suatu tempat. Semua bintang di dada kami para perwira, tidak ada apa-apa tanpa anak-anak kita di lapangan. Saya sudah laporkan hal ini kepada Presiden, pengorbanan mereka ada sesuatu yang besar yang dibawa, sesuatu yang membanggakan,” paparnya.

Hingga saat ini, kata Kapolri, pihaknya masih diselimuti duka atas gugurnya tiga anggota Densus 88 yakni Boas Woisiri, Sri Hendri Kusumo, dan Darmansyah dalam penyergapan 14 teroris di Aceh Besar.

“Meski masih berduka, tapi pengabdian kami untuk berantas teror di negeri kita tercinta, kami tak akan pernah berhenti,” tegasnya.

Lebih lanjut Kapolri menyatakan rasa bangganya terhadap semua anggotanya yang sudah berkorban penuh, untuk bersama-sama menuntaskan ancaman teror.

Source: okezone.com

Monday, March 8, 2010

Pembobol 100 Kartu Kredit Surabaya di Tangkap

Bobol 100 Kartu Platinum Limit Rp 48 Juta - Lagi, polisi berhasil membongkar pembobol kartu kredit yang diduga kuat melibatkan orang bank. Tersangka Mario Tyas Kentjana, 41, otak pembobolan, diperkirakan sudah meraup miliaran rupiah dari hasil kejahatannya.

Warga Puri Kalitengah Blok AK, Tanggulangin, Sidoarjo, yang juga indekos di Jl Prada Indah Surabaya itu ternyata bisa membobol kartu kredit jenis platinum yang limitnya mencapai Rp 48 juta. Jumlah kartu kredit jenis platinum yang dibobol tersangka diperkirakan lebih dari 100 unit. Tersangka juga membobol ratusan kartu kredit berbagai bank yang limitnya Rp 25 juta dan Rp 5 juta.

“Setelah menguras habis uang sesuai limit, kartu kredit dibuang di tempat sampah atau sungai,” tutur AKBP Anom Wibowo, Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya, Senin (8/3).

Sesuai catatan polwiltabes, Mario yang ditangkap Minggu (7/3) pernah dipenjara dua tahun dalam kasus sama pada 2006. Selepas dari penjara, ia menggunakan modus baru. Sebelumnya, ia pura-pura mendirikan perusahaan dan merekrut karyawan via pos dan KTP-nya dipakai pengajuan aplikasi kartu kredit.

Namun, kali ini, dia mendekati Dodi, sales kartu kredit bank ternama. Peran Dodi adalah ‘mencuri’ data nasabah di bank yang memiliki saldo besar dan tidak memiliki riwayat buruk terhadap bank. Misalnya, nama Yolan dan Edi S yang dicatut oleh tersangka.

“Karena kedua nasabah tidak memiliki catatan buruk, kartu kredit langsung diluluskan,” ujar AKBP Anom.

Tidak itu saja, tersangka juga kerap memalsukan identitas dan alamat. Rata-rata alamat yang dipalsukan itu memiliki telepon rumah. Telepon rumah orang lain itu kemudian dialihkan tersangka ke ponselnya. Ketika ada telepon konfirmasi dari pihak penyelenggara kartu kredit, pesan masuk ke ponsel tersangka.

“Kalau kartu kredit diluluskan, tersangka menyuruh kurir datang ke rumah itu. Tersangka kan tahu, setelah disurvei kapan jatuhnya. Biasanya 14 hari dari pengajuan,” jelas AKBP Anom.

Ditegaskan mantan Kasat Pidum Ditreskrim Polda Jatim, yang patut diwaspadai adalah cara kerja Dodi di beberapa mal di Surabaya. Ada beberapa identitas orang lain yang difoto kopi kemudian dipakai untuk pengajuan kartu kredit. “Setelah kartu kredit dikabulkan, tagihan datang ke rumah orang yang dipakai. Ini yang kasihan, orang tidak tahu apa-apa malah kena tagihan,” jelasnya.

Tersangka Mario, mengaku bekerja sama dengan Eko (buron) untuk memalsukan KTP dan Dodi (buron) sales kartu kredit. Dari kedua orang itu, tersangka bisa mengajukan aplikasi kartu kredit sesuai limit yang diinginkan.

Hasil kejahatan dibagi tiga. Misalnya, bisa mendapatkan kartu kredit yang limitnya Rp 25 juta, bagian Eko Rp 5 juta, Dodi dan Mario masing-masing mendapat bagian Rp 10 juta. “Tidak saya sendiri yang mendapat uang,” aku Mario.

Untuk mengelabuhi pihak bank, dalam aplikasi dia menulis bekerja di PT Surya Anugerah yang bergerak di bidang General Offset & Printing . Ia menyebut diri sebagai manajer pemasaran dengan nama Sutono Hadi. Residivis itu juga mengaku bekerja di PT Sentra Karunia Sejahtera bergerak dalam bidang industri konstruksi menjabat senior sekretaris berkantor di Jl Ketintang Madya atas nama Rusdianto.

Tak hanya itu, ia juga mengaku sebagai supplier alat-alat kesehatan dan menjabat sebagai manager pemasaran dengan alamat perusahaan di kompleks Margomulyo. Tersangka mengaku bernama Fernandus Sutandar. “Nama-nama dan perusahaan itu fiktif semua,” tutur Anom

Source: surya.co.id

Saturday, March 6, 2010

Harun Pemuda Kanibal di Batam

Pemuda Asal Kendal Kanibal Layaknya Sumanto Teman Sendiri di Batam - Lelaki kanibal ala Sumanto ditemukan di Batam. Dia bernama Harun dan berusia 35 tahun. Berbeda dari Sumanto melakukan itu karena kondisi kejiwaannya terganggu, lelaki yang tinggal di belakang SMPN 12 Legenda, Batam Centre, tersebut melakukannya sebagai syarat untuk mempelajari ilmu kebal.

Perilaku nyeleneh lelaki asal Kendal, Jawa Tengah, itu terungkap setelah ditemukan mayat korbannya pada Rabu (3/3). Korban yang dikenali sebagai Fahmi Iswandi Sodikin itu tidak lain adalah rekan Harun, yang tinggal serumah.

kanibal harun sumanto
Mayat Fahmi ditemukan dalam kotak tripleks dengan posisi telungkup. Berdasar pengakuan Harun, dia membunuh rekannya itu tiga bulan lalu. Selama ini, dia menyimpan mayat tersebut untuk dimakan bagian demi bagian tubuhnya setiap hari.

Untuk itu, dia mengawetkan mayat tersebut sehingga tidak berbau. ''Yang pertama dia makan adalah jantungnya,'' ungkap petugas. Hari-hari berikutnya dia makan organ dalam korban satu demi satu. Kalau jantung korban dimakan mentah-mentah, organ yang lain dimasak terlebih dahulu dengan bumbu dapur atau dipanggang.

Selanjutnya, setiap malam Jumat dia makan daging tubuh korban, yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah, tersebut. ''Itu bagian dari ritual mempelajari ilmu,'' kata Harun kepada Kapolsek Batam Kota AKP Suka Irawanto.

Menurut Suka, sebelum memotong bagian tubuh korban untuk dimakan, Harun menyembah mayat korban dan meletakkan sesajen di dekatnya. Dengan makan daging Fahmi, Harun yakin bahwa ilmu kebal yang dimiliki korban bisa berpindah kepadanya. ''Hasil visum menunjukkan, organ dalam korban sudah tidak ada,'' katanya.

Tim Forensik Poltabes Barelang juga menemukan bekas irisan yang rapi di beberapa bagian tubuh korban. "Sayatannya sangat rapi. Pelaku juga diduga mengambil beberapa tulang iga korban karena hilang ketika jenazahnya ditemukan," tutur dokter Novi, anggota tim forensik.

Terkait dengan penyebab kematian korban, Novi menduga akibat pukulan benda tumpul pada belakang kepala korban. Hal itu sinkron dengan pengakuan Harun yang memukul kepala korban dengan martil.

Yang lebih sadis, Harun juga mencabut dua gigi seri bagian atas korban untuk kemudian dijadikan kalung. ''Kalung itu saya pakai saat ritual malam Jumat,'' jelasnya.

Mayat korban ditemukan warga yang mencari telur entok di semak belukar di belakang sekolah itu. Mereka melihat kaki manusia yang muncul dari dalam kotak di antara tumpukan sampah dan barang bekas.

Source: jawapost.co.id