Friday, February 19, 2010

60 Karyawati Pabrik Kesurupan

Sebanyak 60 karyawan pabrik kemeja (T Shirt) kualitas eksport PT Hansea di Kampung Rumambe Desa Anggadita, Klari, Karawang, bergelimpangan dan menjerit – jerit kesurupan massal ketika sedang bekerja di pabriknya , Jumat (19/2) pagi sekitar pukul 10:00.

Akibatnya sebagian mesin yang produksi di jalur tersebut dihentikan, karena karyawan di jalur bagian produksi pabrik kemeja kualitas eksfort yang biasa dikirim ke Amerika tersebut, tiba-tiba saja menjerit – jerit kemudian bergelimpangan tanpa sebab bahkan diantaranya ada yang muntah – muntah.

Satu jam kemudian, kesurupan massal yang membuat panik karyawan lainnya dan menajemen perusahaan yang lokasinya berada di belakang Desa Anggadita ini, berhasil diatasi setelah pihak perusahaan mendatangkan beberapa kiai dan ustad di sekitar lokasi pabrik, untuk mengusir mahluk halus yang membuat karyawan pabrik ini kesurupan massal.

Manajer HRD PT Hansea, Arianto, membenarkan sekitar 60 karyawatinya kerusupan massal ketika sedang bekerja, tetapi satu jam kemudian bisa diatasi setelah datang orang pintar yang bisa mengusir mahluk halus yang mengganggu kerja karyawannya itu.

Kejadian kesurupan missal di lokasi pabrik PT Hansea, juga pernah terjadi beberapa bulan lalu, juga kena puluhan karyawan namun yang sedang berada di luar ruangan produksi, sehingga tida mengganggu kelancaran produksi. Itu juga berhasil diatasi setelah didatangkan orang pintar mengusir mahluk halus pengganggu manusia.

Beberapa warga di Kampung Rumambe, ketika ditanya Pos Kota, mengakui di sekitar lokasi pabrik PT Hansea, terdapat makam keramat yang sudah puluhan tahun. Makam tersebut, adalah makam sesepuh yang pertama datang ke Kampung Rumambe, tapi belum jelas apakah itu makam Abah Rumambe, kami belum jelas, ujar Dadang.

“Mungkin saja, pihak perusahaan PT Hansea, tidak pernah tasyakuran atau ingat kepada karuhun yang menguasai lokasi pabrik tersebut,” tambah Atang.

Source: poscota.co.id

No comments:

Post a Comment